Motor Injeksi Sebaiknya Memakai BBM Oktan Tinggi – Saat ini tidak dipungkiri bahwa hampir semua motor sudah menggunakan teknologi injeksi. Bahkan dari informasi yang didapatkan terungkap bahwa maksimal dua tahun lagi, semua produsen motor akan menginjeksikan semua tipe motor produksinya.

Namun yang menjadi permasalahannya saat ini adalah belum tentu semua orang memiliki kesadaran terkait kualitas bahan bakar dengan mesin yang telah menggunakan teknologi injeksi. Karena saat ini masyarakat umumnya selalu menggunakan bensin murah dengan subsidi yang sebenarnya memiliki nilai oktan yang rendah.

Diungkapkan oleh GM Service & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M Abidin bahwa sebenarnya sepeda motor yang sudah menggunakan teknologi injeksi sebaiknya menggunakan bensi yang memiliki nilai oktan yang tinggi.

Bukannya tidak diperolehkan menggunakan premium, namun hal ini tidak disarankan. Dikarenakan tingkat kebersihan yang dihasilkan oleh bensin dapat mengakibatkan komponen FI (fuel injection) menjadi tersumbat. Selain itu ada beberapa hal yang perlu Anda cermati seperti:

Sistem kompresi

Pada umumnya mesin yang menggunakan teknologi injeksi kompresinya telah dinaikkan. Sebagai contoh untuk Mio Soul GT, dimana rasio kompresinya yang dahulunya 9,3:1 kini dinaikkan menjadi 9,3:1. Hal ini tidak lain bertujuan untuk membuat agar konsumsi bbm sepeda motor Anda lebih irit dari biasanya. Namun syaratnya Anda harus menggunakan bensin yang memiliki nilai oktan tinggi.

Hal ini dikarenakan semakin tinggi nilai kompresi maka bahan bakar yang dibutuhkan juga semakin berkualitas. Karena jika menggunakan premium, akan muncul gejala detonasi yang cepat atau lambat akan muncul di motor Anda. Sebenarnya mesin injeksi sangat minim perawatan, jika Anda menggunakan kualitas bahan bakar yang relative bagus.

Sering Mampet

Berdasarkan hasil penelusuran di beberapa bengkel baik resmi ataupun non resmi yang sering mengatasi masalah sepeda motor injeksi, pada umumnya sering ditemukan pompa bensin dari sepeda motor injeksi mengalami macet.

Hal ini tidak lain dikarenakan rata-rata sepeda motor injeksi tersebut menggunakan bensi sebagai bahan bakarnya. Dimana ciri-cirinya adalah aki mengalami tekor dikarenakan harus melakukan pompa lebih keras lagi akibat adanya kotoran yang menyumbat di filter bensin.

Alhasil lama kelamaan, injektornya akan mengalami kemampetan, sehingga jika menggunakan bahan bakar yang memiliki nilai oktan tinggi pastinya tidak akan ada keluhan. Selain itu rutinlah melakukan pengecekan atas kondisi dari aki Anda.

Karena pada dasarnya sepeda motor injeksi fungsi kerjanya adalah dengan memanfaatkan control elektrik, sehingga jika arus listrik tidak stabil sangat mempengaruhi kinerja aki. Agar tidak mudah tekor, sebaiknya Anda jangan menggunakan aksesori ataupun lampu-lampu yang menyerap listrik terlalu banyak.

Post a Comment

 
Top