BONTANG - Pada 2010 klub sepakbola Bontang FC akan mendapat anggaran Rp 11 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang. Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mempertanyakan besarnya dana yang dianggarkan untuk klub berjuluk Laskar Khatulistiwa itu.

Fraksi PKS melalui juru bicaranya Abdul Malik, misalnya secara terbuka menyatakan bahwa pihaknya secara "terpaksa" menyetujui alokasi anggaran untuk Bontang FC sebesar Rp 11 miliar.

Fraksi PKS berpendapat seharusnya pembiayaan terhadap Bontang FC melalui APBD Kota Bontang tidak sebesar itu, dan Walikota diminta merealisasikan janjinya untuk menjajaki pendanaan dari pihak ketiga.

"Kami menilai upaya saudara Walikota untuk menggandeng pihak ketiga belum dilakukan sungguh-sungguh. Sebagai bagian dari tanggungjawab kita bersama, mau tidak mau kami harus ikut menyetujui alokasi dana dari APBD Kota Bontang dengan nilai yang cukup besar," ujar Abdul Malik.

Lebih lanjut Abdul Malik, meminta agar Pemkot membuat kebijakan lebih jelas dan dituangkan
dalam bentuk MoU antara Pemerintah dan manajemen Bontang FC disetujui oleh DPRD. Jika tidak dilakukan, Fraksi PKS mengancam tidak akan terlibat dalam setiap pembahasan yang menyangkut pendanaan Bontang FC yang diusulkan Walikota.

"Kami meminta penjelasan apakah dana Bontang FC akan dibiayai penuh APBD Bontang, atau akan diserahkan ke pihak ketiga, atau sharing pembiayaan dengan prosentase pembiayaan yang
disepakati secara proporsional. Kami minta persoalan ini jelas hingga selesai satu musim kompetisi tahun ini," ungkapnya.

Senada, Fraksi GPPI melalui juru bicaranya Sayutin Budiyanto meminta alokasi anggaran
sebesar Rp 11 miliar untuk operasional Bontang FC ditransparankan. Ia meminta agar Manajemen Bontang mempertanggungjawakan pengelolaan dana APBD yang mereka kelola.
"Kami minta agar pengelolaan dana itu transparan dan tidak menyalahi peraturan," kata Budi.

Sementara itu APBD Kota Bontang tahun 2010, akhirnya berhasil ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD, Senin (28/12) kemarin. Lima fraksi yang ada di DPRD maisng-masing fraksi Gerakan Patriot Perjuangan Indonesia (GPPI), fraksi PAN, Pelangi Rakyat, Golkar dan PKS, secara bulat menyetujui pengesahan APBD sebesar Rp 975.505.581.382.

Dari sisi pendapatan struktur APBD Bontang meliputi, pendapatan daerah sebesar Rp
792.443.943.052, di antaranya terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 42.774.419.605, dana perimbangan Rp 630.199.523.447 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 119.500.000.000.

Sedangkan dari sisi belanja daerah secara keseluruhan ditetapkan Rp 918.352.356.382. Terdiri
dari belanja langsung sebesar Rp 268.198.793.995 dan belanja tidak langsung Rp 650.153.562.387 miliar.

http://sukses-uang.blogspot.com

Post a Comment

 
Top