Gol pada menit ke-16 oleh gelandang serang Julio Lopez mengantarkan Persiba Balikpapan menggulung Persijap Jepara 1-0 (1-0) di Stadion Utama Kalimantan Timur di Kota Samarinda, Minggu (20/12).

Kemenangan itu terasa amat membahagiakan pemain dan manajemen Persiba (Beruang Madu) sebab harus menghadapi Persijap (Laskar Kalinyama) di partai hukuman satu kali berlaga tidak di kandang serta tanpa disaksikan pendukung.

Persiba dihukum terkait pemukulan terhadap wasit Jajat Sudarajat oleh pendukung Persiba, Sabtu (5/12). Waktu itu, Persiba dikandaskan tamunya Persitara Jakarta Utara 1-2.

Julio yang asal Chili sukses mencetak gol meskipun dikawal ketat barisan belakang Persijap di kotak penalti. Persiba bahkan nyaris menambah gol pada menit ke-43. Sayangnya, tendangan Park-Jung Hwan yang asal Korea Selatan membentur tiang gawang Persijap.

Pertandingan di stadion yang menjadi kandang Persisam Putra Samarinda itu sebenarnya berlangsung seru sebab Persiba dan Persijap saling menekan. Namun, suasananya hampa sebab laga itu cuma disaksikan oleh official kedua kesebelasan, panitia pelaksana, wartawan, dan polisi. Yang terdengar bukan lagi teriakan pendukung tetapi instruksi pelatih, teriakan pemain, bahkan jangkrik dan kicau burung.

"Hasil laga ini patut kami syukuri. Tim tertekan sebab bermain di partai usiran memang berdampak psikologis kurang baik bagi pemain," kata Haryadi, pelatih Persiba, saat jumpa pers seusai laga.

Asisten Pelatih Persijap Anjar JW mengatakan, Persiba layak menang. "Anak-anak gagal mengawal ketat Julio Lopez sehingga kejadian gol itu serta kami kurang beruntung dalam penyelesaian akhir," katanya.

http://sukses-uang.blogspot.com

Post a Comment

 
Top